ROGOJAMPI – Suasana penuh semangat dan khidmat mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MI Islamiyah Rogojampi, Sabtu (5/9/2026). Keluarga besar madrasah menggelar kirab Maulid dengan melibatkan para siswa yang berjalan bersama menyusuri jalanan Rogojampi sambil menggemakan selawat Nabi.
Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka mengenakan busana muslim bernuansa putih dengan beragam kreasi atribut Islami yang menambah semarak suasana kirab.
Kirab tersebut menjadi bagian dari ikhtiar MI Islamiyah Rogojampi dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mengenalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah kepada peserta didik. Kegiatan dikemas secara sederhana, meriah, tetapi tetap menjaga suasana religius dan khidmat.
Sepanjang perjalanan, lantunan selawat Nabi menggema dari rombongan siswa. Dengan wajah ceria, mereka mengikuti kirab secara bersama-sama, menciptakan suasana kebersamaan yang menjadi salah satu pesan penting dalam peringatan Maulid Nabi.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda peringatan keagamaan. Kirab Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa, khususnya dalam menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, membangun kekompakan, serta belajar menjaga kebersamaan di tengah lingkungan madrasah dan masyarakat.
Nilai edukatif tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan keagamaan di lingkungan pendidikan. Anak-anak tidak hanya dikenalkan pada sejarah dan keteladanan Nabi Muhammad SAW melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga diajak menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah melalui kegiatan bersama.
Setelah menyelesaikan rute kirab, seluruh peserta kembali berkumpul di halaman MI Islamiyah Rogojampi. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Mahalul Qiyam sebagai bentuk penghormatan dan ekspresi kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Suasana semakin khidmat ketika para peserta mengikuti doa bersama. Selawat yang dibaca bersama menjadi penutup rangkaian kegiatan, sekaligus menguatkan pesan spiritual dari peringatan Maulid Nabi tahun ini.
Di antara lantunan selawat tersebut, doa yang dipanjatkan mengandung harapan agar kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti dalam seremoni, tetapi tumbuh menjadi keteladanan dalam kehidupan sehari-hari: “Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad.”
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MI Islamiyah Rogojampi pada akhirnya bukan hanya tentang kemeriahan kirab. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menanamkan nilai cinta Rasul, kebersamaan, kedisiplinan, serta semangat menjalankan ajaran Islam secara santun dan penuh kasih.
Melalui kegiatan semacam ini, generasi muda diharapkan tumbuh sebagai anak-anak yang mengenal Rasulullah SAW bukan hanya melalui nama dan sejarah, tetapi juga melalui akhlak yang beliau teladankan. Keceriaan anak-anak dalam kirab menjadi pengingat bahwa menanamkan nilai agama dapat dilakukan dengan cara yang dekat, menyenangkan, dan sesuai dengan dunia mereka.
Mari jadikan semangat Maulid Nabi sebagai momentum untuk terus menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Dari langkah kecil anak-anak hari ini, semoga tumbuh generasi yang membawa selawat, keteladanan, dan kebaikan bagi sesama.